24/03/12

Cara Antisipasi Serangan Tomcat

Serangga Tomcat ternyata sudah memasuki wilayah DKI Jakarta. Serangga tersebut pertama kali ditemukan seorang karyawan di dinding gedung kantornya di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan. Kabar ini merebak di berbagai media.


Jangan panik, semoga langkah-langkah di bawah ini bisa membantu mengantisipasi serangan si kumbang penjelajah.

1. Jika menemukan serangga ini, jangan dipencet, agar racun tidak mengenai kulit. Masukkan ke dalam plastik dengan hati-hati, terus buang ke tempat yang aman.

2. Hindari terkena kumbang ini pada kulit terbuka.

3. Usahakan pintu tertutup dan bila ada jendela diberi kasa nyamuk untuk mencegah kumbang ini masuk.

4. Tidur menggunakan kelambu jika memang di daerah Anda sedang banyak masalah ini.

5. Bila serangga banyak sekali, sebaiknya lampu diberi jaring pelindung untuk mencegah kumbang jatuh ke manusia.


 
 

6. Jangan menggosok kulit dan mata bila kumbang ini terkena kulit kita.

7. Bila kumbang ini berada di kulit kita, singkirkan dengan hati-hati, dengan meniup atau menggunakan kertas untuk mengambil kumbang dengan hati-hati.

8. Lakukan inspeksi ke dinding dan langit-langit dekat lampu sebelum tidur. Bila menemuinya, segera dimatikan dengan menyemprotkan racun serangga. Singkirkan dengan tanpa menyentuhnya.

9. Segera beri air mengalir dan sabun pada kulit yang bersentuhan dengan serangga ini.

10. Bersihkan lingkungan rumah, terutama tanaman yang tidak terawat yang ada di sekitar rumah yang bisa menjadi tempat kumbang Paederus.


Serangga Tomcat Terbang dengan Cara Aneh

Ada fakta unik seputar serangga Tomcat, kumbang genus Paederus yang baru-baru ini menyerang warga Surabaya, mengakibatkan warga mengalami dermatitis.

Pakar serangga dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Haris Sutrsino, mengatakan, "Serangga ini sebenarnya terbang dengan cara yang unik. Terbangnya vertikal."

Tak seperti serangga umumnya yang terbang dalam posisi tubuh horisontal, serangga ini terbang dengan tubuh tegak. Alhasil, kepala serangga ini pun menghadap ke atas saat terbang.

http://assets.kompas.com/data/photo/2012/03/20/0157427620X310.jpg 
Serangga Tomcat yang memproduksi racun paederin, menyebabkan dermatitis. 

Menurut Hari, cara terbang serangga yang termasuk dalam ordo Coleoptera ini bisa jadi merupakan akibat dari karakteristik sayap yang dimiliki.

"Biasanya sayap serangga menutupi seluruh bagian tubuh. Tapi sayap serangga ini tidak. Mungkin karena sayap tersebut cara terbang serangga ini berbeda," papar Hari.

Hari mengatakan, kumbang Paederus sebenarnya merupakan serangga yang menguntungkan bagi petani. Paederus adalah predator bagi hama seperti wereng.

Jika serangga ini sampai menyerang manusia, seperti yang terjadi di Surabaya, maka sebenarnya serangga hanya bermaksud melindungi diri. Kemungkinan ada aktivitas manusia yang mengganggu.

Di kawasan perkotaan, serangga jenis ini bisa hidup di kawasan taman kota. Biasnya, serangga ini memakan telur serangga pemakan daun yang terdapat di habitatnya.

Pada masyarakat yang terkena serangan serangga ini, Hari mengimbau agar tak panik. Cukup mencuci dengan air sabun dan melakukan pengobatan, misalnya dengan salep Acyclovir 5 persen.

Selain itu, warga bisa mencegah kehadiran si Tomcat dengan menutup jendela saat hari mulai gelap sebelum mematikan lampu.

Sumber :
kompas.com

Lalat Cari Alkohol jika Ditolak Pasangan

Pernahkah merasa patah hati ditolak orang yang dicintai dan akhirnya melampiaskan kekecewaan dengan mabuk-mabukan dengan minuman beralkohol? Tak cuma manusia, lalat buah pun kalau ditolak pasangan mencari alkohol.

Studi terbaru yang dipublikasikan di jurnal Science bahwa lalat buah jantan yang ditolak oleh betina akan mengonsumis makanan yang mengandung alkohol lebih banyak.

http://assets.kompas.com/data/photo/2012/02/19/1232169620X310.png 
Lalat Buah (Drosophila melanogaster) 

Demikian kesimpulan hasil penelitian Galit Shohat Ophir dan rekannya dari Howard Hughes Medical Institute di Virginia, AS melakukan sebuah penelitian di laboratorium Ulrike Heberlein, Universitas California di San Diego.

Dalam penelitian itu, Ophir mengelompokkan lalat buah jantan menjadi dua grup. Grup pertama ditempatkan di kotak penuh lalat betina perawan yang siap dikawini. Sementara, lalat grup kedua ditempatkan di box dengan lalat yang sudah dikawini sehingga cenderung menolak ajakan kawin.

Peneliti menemukan bahwa grup pejantan yang ditolak memakan makanan yang mengandung 15 persen alkohol, sementara grup lain menghindari. Menurut Ophir, lalat buah memilih alkohol untuk memberi penghargaan atas dirinya walau ditolak.

Perilaku tersebut dikendalikan oleh senyawa dalam otak yang disebut neuropeptida F (NPF). Berdasarkan penelitian, lalat buah jantan yang gagal kawin memiliki level NPF yang lebih rendah.

"Ini semua membuat kita berpikir bahwa otak lalat buah, dan juga mungkin hewan lain dan manusia, memiliki sistem kontrol untuk memberi penghargaan internal, bahwa jika penghargaan internal turun maka akan diikuti dengan perilaku yang akan mengembalikannya lagi," kata Ophir seperti dikutip BBC, Kamis (15/3/2012).

Senyawa mirip NPF sebenarnya juga ditemukan pada manusia, disebut Neuropeptida Y. Namun, efek zat itu pada perilaku manusia belum bisa dijelaskan dengan gamblang.

Sumber :
bbc.co.uk
kompas.com

Dari Jualan Kursi Hingga Dua Kali Mendapatkan Kursi


Tahun 2005 silam ada survey di Solo. Hasilnya: Mayoritas warga Solo ingin pedagang kaki lima yang memenuhi jalan dan taman di pusat kota disingkirkan. Keinginan warga Solo ini beralasan, sebab tiga walikota sebelumnya angkat tangan dengan masalah ini.

Boyongan PKL dengan kirab di Solo

Jokowi - saat itu baru dilantik jadi walikota, membuat strategi untuk meluluhkan hati para pedagang kaki lima. Ia tidak mau mengerahkan Satpol PP karena nantinya berbuntut kericuhan.

Koordinator pedagang dari 989 pedagang di Banjarsari diundang makan siang di Loji Gandrung, rumah dinas walikota. Proses lobi ini ternyata tidak cukup sekali, melainkan Jokowi (yang juga pengusaha eksportir mebel selama 18 tahun) harus melakukan hingga 54 kali lobi.

Akhirnya para pedagang mau pindah asal tidak kehilangan pembeli. Jokowi pun membantu mengiklankan lokasi baru selama empat bulan di televisi dan media lokal. Tak cukup itu saja, ia juga memperlebar jalan akses ke sana dan membuat trayek baru angkutan kota.

Hal ini merupakan cerminan keberhasilan Jokowi menjadi Walikota Solo. 

Jokowi menyetir mobil Esemka ke Jakarta
Namun, ada pula kisah "belum berhasil" sang Walikota tersebut. Yakni terjadi saat mobil Kiat Esemka diluncurkan. Banyak tokoh mengkritik dan menyepelekan karya anak-anak SMK Solo tersebut.

Jokowi tetap pada pendiriannya untuk mendukung, yang penting adalah kebanggaan pada hasil karya anak negeri. Maka, ia pun mengendarai sendiri mobil Esemka ke Jakarta untuk uji emisi. Meski dilanda kritik bahwa Jokowi hanya ingin mencari popularitas, ia tak peduli.

Ternyata Esemka tak lolos uji emisi. Jokowi akhirnya membesarkan hati anak-anak SMK Solo untuk tidak putus asa, dan melakukan perbaikan agar kelak mobil ini mendapat pengakuan.

Itulah karakter seorang pemimpin, menjaga semangat rakyatnya agar terus menyala.


Semua kisah di atas adalah nukilan buku "Jokowi Dari Jualan Kursi Hingga Dua Kali Mendapatkan Kursi" karya Zenuddin HM, yang baru rilis bulan Maret 2012 ini.

Bisa jadi, peluncuran buku yang bertepatan dengan gonjang-ganjing Pemilukada DKI Jakarta merupakan langkah menarik simpati masyarakat Jakarta. Entah, kami pun tidak mau ikut terlibat dengan masalah ini.

Yang pasti, buku ini menceritakan seorang tokoh, seorang pemimpin yang benar-benar berusaha menjadi pemimpin yang baik dan dicintai rakyatnya. Tanpa tangan besi, tanpa unjuk kuasa. Hal ini sudah sangat, dan sangat langka di Indonesia, bukan?

23/03/12

Ternyata Toyota Melenceng dari Nama Asli


Brand perusahaan otomotif Toyota sudah sangat mendunia. Padahal, nama yang dipakai akibat desain logo buatan seseorang yang memodifikasi nama asli perusahaan tersebut.

Sejarah pembentukan Toyota dimulai sejak tahun 1933 oleh Kiichiro, dengan nama keluarga: Toyoda (inilah nama asli perusahaan tersebut). Dia adalah putra dari Sakichi Toyoda, taipan tekstil di Jepang.
Produksi mobil penumpang Model AA dimulai pada 1936

Pembentukan usaha otomotif ini karena didorong oleh pemerintah Jepang sebagai bagian dari kampanye perang terhadap Cina. Awalnya, perusahaan otomotif ini menjadi divisi terpisah dari perusahaan tekstil Toyoda Automatic Loom Works.
Toyota founder - Kiichiro Toyoda

Di saat yang sama, Kiichiro mengadakan lomba logo perusahaan yang baru dibangunnya. Ketentuan desainnya yaitu logo yang mengekspresikan "kecepatan".

Akhirnya, sekitar 27.000 usulan masuk. Setelah ditentukan, terpilihlah logo yang menerakan tiga huruf katakana Jepang untuk kata "Toyoda" dalam sebuah lingkaran. Lucunya, pelafalan huruf tersebut berbunyi "Toyota".
Logo awal Toyota

Siapa pembuat logo tersebut? Tidak disebutkan. Yang jelas, pemakaian nama "Toyota" diusulkan oleh Risaburo Toyoda - seseorang yang menikah dengan anak perempuan keluarga Toyoda.

Alasannya, untuk menulis kata "Toyota" dalam huruf katakana hanya membutuhkan delapan sapuan kuas saja. Di Jepang, angka 8 dipercaya sebagai lambang keberuntungan dan kemakmuran.

Alasan lain, kata "Toyoda" berarti sawah yang subur. Maka, dengan memakai nama Toyota akan mencegah citra perusahaan dari urusan pertanian. Akhirnya kata "Toyota" disetujui dan perusahaan ini terdaftar pada bulan Agustus 1937 dengan nama dagang Toyota Motor Co.

Perubahan Logo

Logo Toyota berubah lagi pada tahun 1989. Lagi-lagi tak ada kejelasan siapa yang menciptakan simbol baru tersebut. Pastinya, logo ini diluncurkan bersamaan dengan merk dagang Lexus.


Logo yang baru ini merupakan gabungan dari tiga buah elips, yang membentuk karakter "T". Menurut petinggi di Toyota Motor Sales USA, Inc, logo baru tersebut melambangkan hubungan yang erat antara konsumen dengan produsen mobilnya.

Toyota City

Begitu besarnya perusahaan Toyota, mereka punya kota dengan nama yang sama, Toyota. Letaknya di Mikawa, prefektur Aichi. Yakni di sebelah timur Nagoya.

Kantor pusat Toyota
Sebenarnya nama asli kota tersebut Koromo. Selama tahun 1800-1900 tempat ini menjadi pusat pengembangan ulat sutra. Namun, produksinya terus menurun. Sehinga pada tahun 1934 pemerintah kota mengundang Toyota membangun perusahaandnya di kota tersebut.

Karena perusahaan Toyota mengalami perkembangan yang pesat, per-tanggal 1 Januari 1959 nama kota pun berubah menjadi Toyota.


sumber:
http://www.otosia.com
http://www.toyoland.com
http://www.ehow.com

Ayo Mengambil Manfaat dari Sepi


Manfaat Nyepi bisa mengurangi 20.000 ton emisi CO2 di Bali. Bagaimana bila se-Indonesia?
Hari ini tanggal 23 Maret 2012, saudara-saudara kita di Bali akan melaksanakan ritual "sepi". Mereka bakal hening dan gelap (terutama di malam hari). 


Bandara Internasional Ngurah Rai akan ditutup selama 24 jam, tak ada orang atau kendaraan hilir mudik di jalan raya (kecuali para pecalang dan orang-orang yang memperoleh izin khusus) di seluruh pulau.

Hari Nyepi merupakan penanda tahun baru Saka. Umat Hindu akan berpuasa mati raga dan memusatkan pikiran berdoa sepanjang hari. Puasa sehari penuh diyakini menjadi cara untuk membersihkan tubuh dari segala racun yang bersarang di tubuh. Sedangkan pendarasan doa adalah mempersiapkan jiwa menyongsong era baru.

Hanya pecalang bisa berkeliaran di Bali

Namun lebih dari itu, ada sisi lain yang bermanfaat dari tindakan mematikan lampu itu. Selama Nyepi, Bali mengurangi sekitar 20.000 ton emisi karbon dioksida.

Mengutip vhrmedia, menurut Kementerian Negara Lingkungan Hidup,jumlah emisi karbon Indonesia mencapai 1,4 juta ton. Jumlah karbon tersebut berasal dari sektor energi, deforestrasi, dan industri. Jadi bayangkan Indonesia yang lebih bersih bila kita bisa mengurangi emisi karbon sebanyak itu.

Terlepas dari perkara ritual dan perayaan agama, siapa pun sebenarnya bisa mengambil manfaat dari "gerakan sepi" ini. Pada tanggal 21 Maret 2012 sebenarnya ada himbauan untuk mematikan listrik selama empat jam sehari dari Tim World Silent Day. 

Dalam sepi, mendekat pada Sang Pencipta sambil menjaga bumi
Nah, sekiranya tanggal 21 kemarin kita belum bisa berpartisipasi, mengapa tidak coba  hari ini? Matikan listrik selama 4 jam dan nikmati manfaat untuk ikut menjaga bumi.

Matikan semua peralatan yang mengonsumsi listrik, kurangi penggunaan kendaraan bermotor dan aktivitas yang membutuhkan banyak sumber daya alam dan mengeksploitasi tanaman. Biarkan Bumi bernapas dengan lega.

Membalas Kebencian dengan Kebaikan


Abraham Lincoln, Presiden Amerika ke-16 punya hubungan yang unik dengan Edwin Stanton, Menteri Pertahanan (Secretary of War). Kisahnya bermula beberapa tahun sebelum dua orang ini menduduki peranan penting dalam pemerintahan.

Saat Abe – panggilan Abraham Lincoln - menjadi pengacara lokal di Illinois, ia sempat menangani kasus Hanny Manny (hak paten) di tahun 1855. Namun, ketika kasus ini terdengar sampai Cincinnati, Edwin Stanton yang menjadi penasehat hukum di tempat tersebut mendepak Abe. 


Kebencian Stanton tampaknya berlanjut saat Abe diangkat menjadi presiden lima tahun kemudian. Stanton berdiri di pihak oposisi yang kerap menentang kebijakan Abe.

Sebagai seorang presiden, seharusnya mudah saja bagi Abe membuat rekayasa untuk menyingkirkan Stanton. Tapi, apa yang dilakukan Abe? Presiden ini justru mengangkat Stanton menjadi Menteri Pertahanan (Secretary of War).

“Anda tidak sedang bergurau kan, Pak? Stanton itu saingan politik Anda dan selalu berusaha menjatuhkan Anda dalam setiap kesempatan,” sergah asisten pribadi sang Presiden.

Dengan yakin Abe justru menjawab, “Saya memilih orang bukan berdasarkan suka atau tidak. Tetapi karena kemampuan yang ia miliki. Stanton adalah orang yang paling tepat untuk posisi ini. Lagipula, dengan menjadikannya kawan, bukankah justru di situ kita telah mengalahkan musuh.”


Keputusan Abe ternyata benar. Setelah beberapa waktu berlalu, Stanton akhirnya menjadi sahabat dekat sekaligus menteri yang amat setia.

Betapa Abraham Lincoln memberi teladan untuk “mengasihi musuhmu, dan berbuat baik kepada orang yang membencimu.”

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger